Cara Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak

Sebuah penelitian yang melibatkan anak-anak kurang mampu pada organisasi harmony Project yang memberikan pembelajaran musik dan instrumen di Los Angeles, Amerika Serikat, menunjukkan sebuah hasil penelitian tentang keterkaitan keaktifan partisipasi anak dalam bermusik dan peningkatan di dalam berbahasa.
Dalam penelitian tersebut, anak-anak yang aktif dalam pembelajaran musik menunjukkan peningkatan di dalam berbahasa. Hal tersebut diungkapkan para peneliti setelah mereka menemukan bahwa terdapat peningkatan fungsi pada bagian otak yang berkaitan dengan bahasa dan kemampuan membaca.
Dari hasil penelitian tersebut, Nina Kraus dari Northwestern University yang menjabat sebagai ketua peneliti menyatakan pentingnya mendukung belajar anak sekaligus mendengarkan musik. Hal tersebut sangat bermanfaat untuk merangsang kinerja otak anak karena cara kerja otak dalam mengolah musik hampir sama dengan cara otak memproses kemampuan berbahasa yang berkaitan dengan kemampuan membaca.

Rahasia 30 Menit Untuk Hidup Lebih Sehat


Siapa yang ingin sehat maka harus bersedia meluangkan waktunya untuk berolah raga. Olah raga yang dilakukan secara teratur dan cukup dapat membantu lebih sehat dan menjauh dari sakit. Jadi masih adakah alasan untuk tidak berolah raga?
Seperti perkataan dr. Dante S. Herbuwono, SpPD-KEMD,PhD, seorang Ahli penyakit dalam, yang mengatakan bahwa olah raga yang cukup dapat membantu mengontrol kadar gula darah penderita diabetes dan berdisiplin berolah raga selama 30 menit - 2 jam tiap hari bisa menjadi modal agar terhindar dari cuci darah, stroke dan jantung.
Jenis olah raga yang sangat dianjurkan adalah jenis-jenis olah raga yang bersifat berkelanjutan, ritmis dan dinamis. Macam-macam olah raga yang mempunyai sifat-sifat tersebut antara lain senam aerobik, disco, joging dan masih banyak seperti yang lainnya.
Rahasia 30 Menit Untuk Hidup Lebih Sehat
Dalam berolah raga juga harus disesuaikan dengan kondisi tubuh seseorang. Apakah sudah ada penyakit komplikasi atau belum, semisal adanya penyakit jantung iskemik, hipertansi, gagal ginjal.

Ternyata Jeruk Mampu Mencegah Kanker

Antioksidan dalam buah jeruk tidak hanya berfungsi menetralkan radikal bebas yang bisa merusak sel-sel tubuh, ternyata kandungan antioksidan yang terdapat dalam buah jeruk mempunyai fungsi yang lebih besar, yaitu dapat mencegah penyakit kanker dan penyakit hati.
Hal tersebut diungkapkan oleh Profesor Jose Henares dari Universitas Granada yang dalam studinya telah berhasil menemukan bahwa jus yang terbuat dari bahan dasar jeruk mempunyai fungsi sebagai pencegah kanker dan penyakit hati.
Ternyata Jeruk Mampu Mencegah Kanker Penelitian yang dilakukan oleh Profesor Jose Henares memperlihatkan bahwa kandungan fiber dalam jeruk tidak hanya diserap oleh usus kecil, tetapi juga diserap oleh usus besar. Hal tersebut yang ternyata menyebabkan kandungan antioksidan dalam jeruk meningkat.

Tips 30 Menit Tidur Siang Bagi Kesehatan

Jika otak sedang mengalami kelelahan ada baiknya untuk segera beristirahat. Tidur bisa menjadi solusi. Tidak hanya tidur malam, tetapi tidur siang juga bisa digunakan sebagai alternatif. Bedanya dalam tidur siang kita hanya butuh kurang lebih 30 menit untuk beristirahat.
Bagi sebagian orang tidaklah mudah untuk bisa memejamkan mata di waktu siang, mungkin karena tidak terbiasa. Berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu:
1. Menjaga tempat dari keramaian dan suara-suara yang keras
Ketika suasana tenang dan hening maka akan sangat membantu tubuh dan otak yang kelelahan untuk segera memejamkan mata.
2. Carilah tempat dan suhu udara yang nyaman
Tips 30 Menit Tidur Siang Bagi Kesehatan Kondisi badan yang lelah  dan dengan kondisi tempat yang nyaman, akan cepat menimbulkan rasa kantuk. 

Cara Ampuh Mengendalikan Emosi

Pada kenyataannya tidak semua orang mampu mengendalikan sifat marah dan emosi sehingga terjadi sebuah ledakan emosi berlebihan. Jika Anda termasuk orang yang sulit mengendalikan sifat marah dan emosi, berikut cara ampuh mengendalikan diri ketika sedang emosi dan marah.
Tarik nafas secara mendalam
Ketika sesuatu datang dan mengganggu kemudian mengusik emosi segeralah untuk menarik nafas secara mendalam. Cara ini bermanfaat supaya saraf vagus di otak menyampaikan pesan ke tubuh supaya otot menjadi rileks. Proses ini dapat berlangsung efisien ketika melakukannya selama 10 hitungan.
Positiv-self talk
Pengertian positif-self talk adalah saat Anda mengatakan tentang hal yang positif bagi diri pribadi Anda. Cara yang efektif adalah memberitahukan pada diri sendiri bahwa hal ini bukanlah masalah yang besar dan semua bisa dilalui. Dengan begini Anda akan lebih mudah mengontrol emosi kita.
Dengarkan musik
Mendengarkan musik favorit merupakan solusi alternatif dan termudah meredakan emosi dan amarah. Musik berfungsi membantu mengalihkan pikiran dari situasi yang tidak menyenangkan sekaligus mampu merevitalisasi pikiran Anda.
Lakukan aktifitas fisik
Dengan beraktifitas fisik akan memberikan jalan keluar dari rasa emosi Anda terutama ketika tidak dapat mengendalikan amarah. Aktifitas fisik seperti melakukan olah raga akan membuat perasaan menjadi lebih baik.
Sejenak meditasi
Setelah menarik nafas dalam-dalam, tidak ada salahnya Anda bermeditasi. Aktifitas ini mampu membuat Anda lebih tenang dan memungkinkan Anda memproses emosi yang sedang terjadi pada diri Anda.

Bahaya Kebiasaan Menggigit Kuku

Salah satu kebiasaan buruk yang sering kita temui dan sering menimbulkan masalah adalah kebiasaan menggigit kuku. Bagi yang sudah terbiasa, menggigit kuku memang terlihat menyenangkan. Tapi tahukah anda bahwa kebiasaan tersebut sangat berbahaya. Berikut bahaya yang bisa dialami seseorang jika selalu membiasakan menggigit kuku.
1. Mengundang bakteri.
Hal ini bisa terjadi ketika seseorang mencuci tangan hanya pada bagian permukaannya saja, terkadang bagian bawah kuku justru terlewatkan. Padahal bakteri yang terdapat pada bagian bawah kuku berjumlah dua kali lipat.
2. Terkena penyakit infeksi kuku.
Orang yang terbiasa menggigit kuku mempunyai kecenderungan terkena penyakit paronychia yang merupakan infeksi kulit disekitar kuku. Hal ini bisa terjadi disebabkan terlalu seringnya menggigit kuku sampai lecet pada bagian kuku dan kulit disekitarnya.
3. Timbul kutil.
Orang yang suka menggigit kuku cenderung terkena Human Pappillomavirus atau sering disingkat HPV. Jika virus ini sudah menempel ditangan maka tidak mnutup kemungkinan tersebar ke bagian tubuh yang lain.
4. Merusak gigi.
Kebiasaan menggigit kuku juga bisa mempengaruhi kesehatan gigi. Akibat yang bisa ditimbulkan adalah bergesernya posisi gigi, aus lebih awal, menjadi keropos dan dapat merusak susunan gigi sehingga gigi menjadi tidak selaras.
5. Kualitas kesehatan menurun.
Orang yang mempunyai kebiasaan menggigit kuku memiliki kualitas kesehatan yang lebih buruk dibandingkan yang tidak mempunyai kebiasaan tersebut. Hal ini bisa terjadi karena kebiasaan ini rentan terhadap masuknya bakteri, stres karena menahan rasa sakit dan masalah kesehatan lainnya.

Mengapa Putri Harus Diamputasi

Kisah sedih yang dialami Puvelia Audriana Putri yang masih berusia 5 tahun memang sangat menyayat hati. Puvelia harus rela kedua tangannya diamputasi dikarenakan telah membusuk. 
Kisah ini berawal ketika Puvelia menderita gejala tifus dan oleh orang tuanya dibawa ke klinik Eka Medika Purwakarta. Disana gadis kecil tersebut di infus di tangan kirinya, karena tidak ada perubahan maka infusnya di pindah ke tangan kanannya.
Sesaat setelah itu, ibu Puvelia, Siti Halimah, 28, meminta agar putrinya di bawa pulang. Tetapi sesampainya dirumah, kedua tangan Puvelia terlihat menghitam seperti terbakar. Hal ini membuat Puvelia di rujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.
Seperti dilansir vemale.com, setelah dirawat di RSHS, kondisi penyakit Puvelia cenderung membaik, tetapi keadaan tangannya masih nampak seperti membusuk kehitaman. Pihak rumah sakit memberi saran agar kedua tangan Puvelia diamputasi karena keadaan tangannya sudah parah.
Sungguh memprihatinkan nasib gadis kecil Puvelia yang harus kehilangan kedua tangannya di usianya yang masih belia. Semoga kisah Puvelia tidak menimpa anak-anak lainnya.